Mantan bintang Dallas Cowboys, Nate Newton, secara terbuka memberikan tanggapan setelah menerima pengampunan presiden dari Donald Trump, menutup babak yang telah diikutinya selama lebih dari dua dekade.

Juara Super Bowl tiga kali itu tak segan-segan mengucapkan terima kasih.

Iklan

Nate Newton berterima kasih kepada Donald Trump setelah pengampunan presiden

Foto oleh Aaron Schwartz/Getty Images

Dalam pernyataan yang dibagikan di X Newton berbicara langsung kepada presiden AS saat ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Trump dan semua orang yang bekerja di bawahnya yang menerapkan pengampunan ini.

“Terima kasih pak sudah meluangkan waktu di sela-sela kesibukan anda menjalankan negara ini. Terima kasih setulusnya dan semoga diberkati Tuhan,” cuit Newton.

Nadanya official dan disengaja, menandakan bahwa Newton memandang pengampunan itu sangat penting.

Bagi seorang pemain yang membantu memperkuat salah satu lini ofensif NFL yang paling dominan pada tahun 1990 an, pesan tersebut mewakili lebih dari sekadar keberpihakan politik. Hal ini menandai pengakuan atas masa lalu yang telah lama memperumit warisannya.

Iklan

Keyakinan Nate Newton di masa lalu dan perubahan pengampunannya

Karir bermain Newton berakhir pada akhir tahun 1990 an, namun hidupnya berubah menjadi lebih gelap pada tahun 2001 ketika ia mengaku bersalah atas tuduhan penyelundupan narkoba government.

Dia kemudian menjalani hukuman hampir dua tahun penjara, sebuah periode yang mengubah citra publik dan karier pribadinya.

Pengampunan presiden tidak menghapus sejarah itu. Itu tidak menulis ulang catatan pengadilan atau membatalkan hukuman.

Hal yang diberikan adalah pengampunan formal di tingkat federal, memulihkan hak-hak sipil tertentu dan memberi isyarat bahwa pemerintah menganggap utang tersebut telah dibayar. Bagi Newton, perbedaan itu penting.

Iklan

Prestasinya di lapangan, termasuk tiga cincin Super Bowl, tidak pernah dipertanyakan. Yang masih tersisa adalah noda keruntuhan pasca karier yang membayangi pencapaian tersebut.

Pengampunan tersebut membingkai ulang narasi dari kejatuhan hingga penebusan. Reaksi publik pasti akan berbeda-beda, namun fokus Newton jelas. Syukur, bukan perdebatan. Setelah berpuluh-puluh tahun didominasi oleh dominasi, aib, dan kini pengampunan, kisahnya kini berubah arah.

Baca selengkapnya:

Tautan Sumber