Pertandingan Piala Dunia IND vs PAK T20 2026 akan berjalan sesuai jadwal.
Rekor pembalikan Pakistan yang panjang sekali lagi muncul selama saga Piala Dunia T20 2026, memperkuat persepsi inkonsistensi di tingkat administratif.
Apa yang awalnya merupakan sikap garis keras dengan cepat terurai di bawah tekanan yang semakin besar, mengubah peristiwa tersebut menjadi contoh lain dari retorika yang digantikan oleh kenyataan.
Kontroversi ini dipicu ketika tokoh-tokoh senior di pemerintahan Pakistan, termasuk pernyataan publik dari kantor Perdana Menteri, secara terbuka mendukung boikot pertandingan Piala Dunia melawan India.
Dewan Kriket Pakistan juga melakukan hal yang sama, membenarkan posisinya dengan merujuk pada ketegangan geopolitik, dugaan perlakuan tidak adil terhadap Bangladesh, dan keluhan lama mengenai tempat netral dan tata kelola turnamen.
Namun, sikap tersebut menimbulkan potensi kerugian yang besar. Pakistan menghadapi kemungkinan sanksi finansial yang berat, risiko kehilangan hak menjadi tuan rumah untuk acara ICC di masa depan, dan tindakan hukuman lainnya yang dapat sangat melemahkan kedudukan dan stabilitas dewan dalam kriket global.
Diskusi paralel yang melibatkan Kriket Sri Lanka dan Dewan Kriket Emirates, keduanya merupakan pemangku kepentingan utama dalam hal tempat dan logistik, semakin membuat PCB terpojok.
Pakistan membalikkan sikap mereka terhadap pertikaian boikot setelah 8 hari
Selama akhir pekan, negosiasi jalur belakang semakin intensif, dengan wakil ketua Dewan Kriket Internasional Imran Khwaja memainkan peran penting dalam upaya membujuk Pakistan agar mundur dari jurang keterpurukan.
Diskusi tersebut kini telah membuahkan hasil, mengarah pada penarikan diri dari ancaman boikot dan kembalinya kepatuhan terhadap komitmen turnamen.
Seperti yang diharapkan, Pakistan secara resmi telah membalikkan sikap sebelumnya yang memboikot bentrokan besar tersebut. Pertandingan penyisihan grup yang sangat dinanti antara India dan Pakistan, yang dijadwalkan pada 15 Februari di Kolombo, kini akan dilanjutkan, dengan PCB dan ICC secara resmi mengonfirmasi pembaruan tersebut.
Sekali lagi, penolakan Pakistan pada awalnya menyerah karena adanya tekanan institusional dan finansial, sehingga mengubah apa yang dianggap sebagai pendirian yang berprinsip menjadi sebuah perubahan arah yang biasa terjadi di panggung internasional.
Kontes ini sangat penting bagi kedua belah pihak, dengan kemenangan yang mengamankan tempat di babak Super Delapan.
Apa yang memaksa PCB mengubah pendiriannya?
Ancaman hukuman finansial yang berat, hilangnya hak menjadi tuan rumah di masa depan, dan sanksi berdasarkan aturan partisipasi ICC membuat boikot tersebut tidak dapat dipertahankan.
Kapan India akan melawan Pakistan di Piala Dunia T20?
India vs Pakistan dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari di Stadion R Premadasa Kolombo.
Untuk pembaruan lebih lanjut, ikuti Khel Now Cricket Facebook, Twitter, Instagram, Youtube; unduh Khel Sekarang Aplikasi Android atau Aplikasi iOS dan bergabunglah dengan komunitas kami ada apa & Telegram.













