Kolkata, Polisi Kolkata menangkap seorang pria dari Bihar dan menyita enam senjata api dan 11 butir amunisi dari miliknya menyusul informasi tentang penyelundupan senjata ilegal ke Benggala Barat, kata seorang petugas pada hari Senin.
Penangkapan dilakukan pada Minggu malam setelah polisi menerima masukan intelijen khusus bahwa senjata api dan amunisi diangkut dari Bihar dan Jharkhand ke Benggala Barat.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi mengaktifkan jaringan sumbernya di Kolkata dan juga di Bihar untuk melacak pergerakan orang-orang yang dicurigai sebagai pembawa virus, kata petugas tersebut.
“Setelah memverifikasi masukan melalui berbagai sumber, kami mengidentifikasi satu orang dari Gaya yang diduga membawa senjata ilegal,” kata petugas tersebut.
Tersangka ditempatkan di bawah pengawasan dengan bantuan intelijen manusia dan dukungan teknis, kata polisi.
Menurut informasi, tersangka melakukan perjalanan ke Kolkata dari Gaya dengan bus malam.
Menindaklanjuti masukan lebih lanjut tentang kemungkinan pergerakannya di dalam kota, tim dari Pasukan Anti Rowdy dan Departemen Detektif melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan kecil, termasuk taksi dan becak, di Rashbehari Connector di bawah yurisdiksi kantor polisi Kasba.
“Kami mempunyai informasi mengenai rute yang diharapkan, namun tidak mengetahui waktu pastinya atau kendaraan yang akan ia gunakan. Diketahui bahwa ia akan melakukan perjalanan dengan mobil atau taksi kuning,” kata petugas tersebut.
Setelah pemeriksaan yang lama, polisi mencegat sebuah becak sekitar pukul 1 siang yang datang dari daerah Gariahat menuju Bypass Timur dan menahan tersangka, yang diidentifikasi sebagai Mohammad Isteyak, seorang penduduk desa Baida di bawah kantor polisi Gurua di distrik Gaya Bihar.
Selama penggeledahan menyeluruh, polisi menemukan tiga senjata api sekali tembak, dua revolver enam bilik dan satu handgun 7 mm, serta 11 butir peluru, dari miliknya, kata petugas itu.
“Semua senjata api dan amunisi disita dan tersangka telah ditahan untuk diinterogasi lebih lanjut,” tambah petugas itu.
Polisi sedang menyelidiki sumber senjata dan tujuannya untuk memastikan apakah penyitaan tersebut terkait dengan jaringan penyelundupan senjata yang lebih besar.
Artikel ini dihasilkan dari feed kantor berita otomatis tanpa modifikasi teks.













