Senin, 9 Februari 2026 – 14:05 WIB
Kota Ho Chi Minh, PANJANG HIDUP – Mobilitas lintas negara di kawasan Asia-Pasifik diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Seiring dengan itu, industri penerbangan mulai menata ulang kesiapan mereka—mulai dari armada pesawat hingga dukungan pembiayaan—agar mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang kian beragam, baik untuk wisata maupun bisnis.
Baca Juga:
Meski Dibayangi Koreksi, IHSG Dibuka Menghijau Ikuti Bursa Asia-Pasifik
Dalam ajang Singapore Airshow 2026, perhatian tertuju pada peluncuran Asia-Pacific Aviation Financial Hub (AAFH), sebuah pusat pembiayaan penerbangan yang berbasis di Ho Chi Minh City, Vietnam. Kehadiran platform ini dipandang sebagai langkah penting untuk mendukung pembaruan armada dan pengembangan rute di kawasan Asia-Pasifik, yang selama ini menjadi salah satu pasar perjalanan udara dengan pertumbuhan tercepat. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
Chairman VIFC-HCM Truong Minh Huy Vu menyebut pusat pembiayaan ini sebagai fondasi bagi ekosistem penerbangan yang lebih terintegrasi.
Baca Juga:
Garuda Indonesia Online Travel Fair Tebar Diskon Tiket hingga 65 Persen, Intip Bonusnya
“Peluncuran Asia-Pacific Aviation Financial Hub menandai langkah penting dalam mewujudkan visi kami untuk mengembangkan VIFC sebagai platform keuangan internasional yang modern, terbuka, dan tepercaya. Kami berupaya menarik investor tidak hanya melalui insentif, tetapi juga melalui kualitas institusional, kapasitas inovasi, serta kemampuan kami dalam menghubungkan aliran modal secara langsung dengan ekonomi riil,” ujar Truong Minh Huy Vu, dalam keterangannya, dikutip Senin 9 Februari 2026.
Bagi para pelancong, inisiatif semacam ini berpotensi menghadirkan dampak jangka panjang berupa ketersediaan pesawat generasi baru, frekuensi penerbangan yang lebih stabil, serta peluang pembukaan rute-rute lintas negara yang sebelumnya terbatas.
Baca Juga:
Badai Salju Paksa 7.000 Orang Bermalam di Bandara Jepang, Ratusan Berlindung di Kereta Bawah Tanah
Dalam rangkaian pengumuman yang sama, Vietjet disebut sebagai salah satu mitra strategis yang terlibat. Maskapai ini mengonfirmasi rencana penambahan armada pesawat generasi baru untuk mendukung jaringan penerbangannya di Asia-Pasifik, termasuk penerbangan jarak menengah dan jauh.
Pesawat-pesawat tersebut ditenagai mesin generasi terbaru yang dirancang lebih hemat bahan bakar dan lebih senyap. Selain berkontribusi pada efisiensi operasional, teknologi ini juga dinilai memberi pengalaman terbang yang lebih nyaman bagi penumpang, terutama pada rute jarak menengah.
Wakil Presiden Eksekutif Airbus Paul Meijers menilai AAFH sebagai penghubung penting antara kebutuhan armada masa depan dan pembiayaan global.
Halaman Selanjutnya
“Airbus sangat mengapresiasi peran Asia–Pacific Aviation Financial Hub dalam membangun platform yang efektif untuk menghubungkan kebutuhan pengembangan armada generasi berikutnya dengan ekosistem keuangan global. Keikutsertaan Airbus sebagai Anggota Strategis Kehormatan mencerminkan komitmen jangka panjang kami dalam mengembangkan solusi pembiayaan yang inovatif serta mendukung pertumbuhan industri penerbangan yang berkelanjutan,” pungkasnya.













