Cakra Khan dan almarhum Chrisye. Foto: Dok. Musica Studios

jpnn.com JAKARTA – Penyanyi legendaris Chrisye mempersembahkan karya significant berjudul ‘Ketika Tangan dan Kaki Berkata’ pada 1997 silam.

Memikat sekaligus menggetarkan hati, lagu hasil kolaborasi antara Chrisye dan sastrawan Taufiq Ismail itu hingga kini tetap menjadi salah satu karya terbaik dalam dunia musik Indonesia.

Ketika Tangan dan Kaki Berkata lahir dari puisi yang ditulis oleh Taufiq Ismail yang terinspirasi dari Surat Yasin ayat 65 Dia mengungkapkan bahwa Chrisye memberinya waktu untuk mencari lirik yang tepat, dan pada malam Jumat menjelang tenggat waktu yang ditentukan.

Taufiq Ismail merasa menemukan kecocokan antara puisi tersebut dengan lagu yang telah dibuat oleh Chrisye.

Proses rekaman pun menjadi momen penuh emosi, ketika Chrisye tidak kuasa menahan tangis, merasa terhubung secara mendalam dengan lirik yang menyentuh tentang tanggung jawab dan kemanusiaan.

Akhirnya, dengan penuh ketulusan, Chrisye berhasil menyelesaikan rekaman tersebut dalam satu kali take, tanpa ada take back

Kini pada 2026, lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata kembali hadir dengan sentuhan baru, melalui kolaborasi luar biasa antara Cakra Khan dan almarhum Chrisye.

Setelah lebih dari dua dekade, lagu tersebut dibuat dalam versi duet yang sangat menyentuh, dengan suara merdu Cakra Khan yang menyatu dengan rekaman asli dari almarhum Chrisye.

Lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata kembali hadir dengan sentuhan baru, melalui kolaborasi luar biasa antara Cakra Khan dan almarhum Chrisye.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita

Tautan Sumber