Estetika visual diprioritaskan dalam kurasi indoor apa word play here. Ini adalah hal yang mudah; ruang harus terlihat menarik, kohesif, dan seimbang. Namun ini bukan hanya tentang menciptakan ruang yang cantik secara visual; mereka juga harus menenangkan secara aesthetic. Terkadang mengecewakan jika Anda bergaya sesuai tren terkini hanya untuk Anda indoor tampak terlalu kacau dan sibuk, terlalu banyak hal yang terjadi pada saat yang bersamaan.
BACA JUGA: Masuk ke dalam tenda ala Harry Potter yang tampak kecil dari luar namun memiliki indoor luas dengan tempat tidur dan dapur
Ya, meskipun tren terkini membuat ruangan Anda menjadi perbincangan di kota, ‘sedang terjadi’, segar dan terkini, namun terkadang untuk menangkap ketenangan aesthetic tersebut, Anda perlu merangkul elemen desain yang bersifat membumi dan menenangkan.
Desain pada dasarnya adalah seni, dan seni membangkitkan spektrum emosi yang luas, baik itu surealisme artistik yang menginspirasi kekaguman atau brutalisme minimalis yang berakar pada kepraktisan. Namun di manakah seseorang dapat menemukan ketenangan dan ketenangan sejati? Ada beberapa desain dan fitur dekorasi yang membantu membuat ruangan tampak lebih menenangkan.
Kami menghubungi Pratik Singhvi, ketua dan direktur pelaksana di Euro Pratik Sales Ltd, untuk berbagi beberapa wawasan praktis tentang fitur desain utama yang harus dicari agar rumah Anda tampak santai dan tenang.
Dia mencantumkan beberapa opsi:
1 Warna
Pertama-tama, warna membentuk energi indoor dengan berbagai cara. Baik pada dinding maupun furnitur, warna pada dasarnya berperan sebagai jiwa sebuah ruang. Warna netral yang lembut tidak membebani indra; sebaliknya, mereka menjaga keseimbangan dan harmoni, menciptakan ruangan yang terasa tenang dan kohesif.
Pratik merekomendasikan palet warna. “Palet warnanya meliputi putih lembut, krem, abu-abu, dan netral hangat yang enak dipandang,” tambahnya. “Tujuannya bukan untuk pamer tetapi untuk mendorong relaksasi bagi orang yang menggunakan ruang tersebut.”
Jadi warna-warna lembut bertindak sebagai latar belakang yang menenangkan dan tidak bersaing dengan warna furnitur atau dekorasi.
Lebih lanjut, ia juga menyebutkan, “Krim, kelabu tua, pasir, tanah liat, dan sayuran hijau lembut. Nuansa ini membuat ruangan terasa mengundang, bukan dingin atau formal.” Hal ini juga menunjukkan dampak psikologis warna, bagaimana setiap warna secara halus membangkitkan perasaan atau suasana hati. Warna-warna lembut dan kalem menciptakan kehangatan dan kenyamanan, membantu ruangan terasa nyaman dan hidup, dibandingkan warna-warna yang kaku, steril, atau terlalu dikurasi dengan warna-warna datar atau mencolok. Dengan cara ini furnitur dan dekorasi ruangan juga menonjol dengan latar belakang lembut, tampak tenang dipandang mata.
2 Panel
Tren indoor lembut lainnya yang membuat heboh adalah tampilan panel, gaya desain yang menghadirkan kenyamanan tenang melalui kesederhanaan dan detail halus.
Pratik berkata, “Saat kami mendesain dinding dengan hati-hati, keseluruhan rumah akan terasa berbeda. Panel menghadirkan kedalaman, kehangatan, dan kesan keteraturan yang lembut. Panel mengubah ruangan sederhana menjadi ruang yang tenang dan ramah.”
Tekstur dapat meninggikan ruang, dan itulah yang ditambahkan panel. Mereka memberikan kesan terstruktur tanpa membebaninya, membantu mengubah ruang biasa menjadi lingkungan yang tenang dan tenteram.
Pratik mencantumkan fitur panel dinding berikut yang menonjolkan indoor lembut dan menenangkan:
- Panel yang terbuat dari kayu atau material komposit mengurangi gema dan kebisingan, menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan damai.
- Panel bergalur atau bergaris memantulkan cahaya dengan lembut, membuat dinding terasa hangat dan hidup, bukan datar.
- Panel modern-day dapat menutupi dinding dari atas hingga bawah, menciptakan tampilan halus dan rapi serta terasa mewah tanpa mencolok.












