Senin, 9 Februari 2026 – 10:49 WIB

Jakarta – Niat menegur demi ketenangan lingkungan justru berujung petaka. Seorang pria di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh tetangganya sendiri setelah mempersoalkan suara drum yang dimainkan berjam-jam.

Baca Juga:

Tak Terima Anaknya Ditegur, Guru Madrasah di Sampang Dianiaya Orangtua Murid

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan melaporkan dugaan penganiayaan ini ke Polres Metro Jakarta Barat. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/359/II/2026/SPKT Polres Metro Jakarta Barat tertanggal 7 Februari 2026, dengan sangkaan Pasal 262 KUHP.

Polda Metro Jaya memastikan laporan tersebut telah diterima dan kini dalam proses penanganan. Penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Baca Juga:

Pengakuan Mengejutkan Anggota Banser yang Dianiaya Habib Bahar: Ditodong Golok, Katanya Mau Dimutilasi

“Saat ini korban sudah membuat laporan ke Polrestro Jakbar dan dalam penanganan oleh Sat Reskrim Jakbar,” tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto kepada wartawan, Senin, 9 Februari 2026.

Usut punya usut, peristiwa tersebut terjadi setelah korban menegur pelaku yang disebut kerap bermain drum sejak siang hingga malam hari. Suara bising itu telah lama dikeluhkan warga sekitar karena dinilai mengganggu aktivitas dan waktu istirahat.

Baca Juga:

LPSK Turun Tangan Soal Kasus Dugaan Penganiayaan Nenek Saudah, Temui Kapolda Sumbar Hingga Kapolres Pasaman

Insiden kekerasan ini terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat sudah dalam kondisi terdesak dan dipukuli. Beberapa warga berusaha melerai, namun situasi justru makin memanas ketika pelaku kembali melancarkan tendangan ke arah wajah korban.

Berdasarkan laporan polisi, pelaku sebelumnya sempat berjanji akan memasang tembok peredam suara agar aktivitas bermain drum tidak mengganggu tetangga. Namun, suara bising tersebut masih terus terdengar hingga memicu cekcok pada hari kejadian.

Dalam laporan itu, korban mengaku mengalami serangkaian kekerasan. Ia disebut sempat ditabrak oleh mobil milik orang tua pelaku hingga terjatuh. Setelah itu, pelaku diduga melakukan pencekikan atau memiting, sebelum akhirnya menendang korban.

Heboh Driver Ojol Dihantam Besi Hingga Luka di Jakbar, Pelakunya Anggota Denma Mabes TNI

Aksi kekerasan yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, menghebohkan jagat media sosial (medsos). Korban luka di kepala.

img_title

VIVA.co.id

9 Februari 2026

Tautan Sumber