Minggu, 8 Februari 2026 – 20: 18 WIB

Jakarta, VIVA- Pasar perangkat aftermarket otomotif di Indonesia selama ini dikenal besar, tetapi terpecah. Head unit, sound, kamera, hingga lampu tambahan umumnya dipasang dari merek berbeda, sehingga integrasi sistem sangat bergantung pada instalasi di lapangan. Di tengah tren mobil baru terutama mobil listrik yang sistem layarnya sudah menyatu dengan kendaraan, ruang gerak pemain aftermarket dinilai makin menyempit.

Baca Juga:

Dashcam Kini Bisa ‘Bangun’ Sendiri Saat Terjadi Benturan

Melihat perubahan itu, Venom Indonesia memperkenalkan konsep Integrated Cabin Ecosystem lewat lini Poison Purple pada 7 Februari 2026 di Jakarta. Konsep ini menyatukan multimedia, sistem sound, kamera, hingga pencahayaan dalam satu ekosistem yang dirancang sejak awal agar saling terhubung.

“Ini adalah momen di mana kami tidak lagi menjual produk, tetapi sebuah pengalaman berkendara yang utuh,” ujar Direktur Utama Poison Indonesia, Irwan Kusuma.

Baca Juga:

Jetour T 2 Dimodifikasi “Waras”, Gak Perlu Ubahan Ekstrem

Head system Purple dan sistem sound Venom dikembangkan bersamaan di level perangkat keras dan lunak. Seluruh pengaturan sound melalui DSP Controller dapat diakses langsung dari tampilan head unit. Sistem ini juga didukung E-SIM (online SIM), DVR, rush webcam Wi-fi kamera depan 4 K dan belakang HD, serta kamera 360 derajat yang terhubung ke layar.

Venom melihat, meski banyak mobil baru termasuk mobil listrik sudah memiliki layar terintegrasi, celah bisnis aftermarket belum tertutup. Solusinya adalah penggunaan Android Box yang tetap bisa diintegrasikan ke sistem bawaan mobil, termasuk dukungan kamera 360 derajat. Pendekatan ini bahkan disiapkan untuk version seperti BYD Atto 1

Baca Juga:

Ramaikan IIMS 2026, Changan Jual Teknologi dan Klaim Disesuaikan untuk Konsumen RI

“Mobil listrik bukan berarti tidak bisa di-upgrade. Masih ada ruang lewat Android box yang terintegrasi,” tutur Direktur Venom Purple, Cherlie Irawan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dari sisi instalasi, Poison menekankan sistem plug and play tanpa memotong kabel bawaan mobil, sehingga tidak mengganggu garansi pabrikan. Kontrol DSP dan perangkat pendukung juga bisa diakses dari aplikasi tanpa perlu remote tambahan, karena sudah terintegrasi dengan antarmuka head unit.

Produk unggulan di seri ini adalah VP 9 IX Aurora dengan perintah suara berbasis AI dan dukungan kamera 360 derajat dengan Unseen area Detection (BSD). Ada pula VP 5 IX Storm dan VP 5 IX Rumbling sebagai alternatif.

Halaman Selanjutnya

Untuk visibilitas, Poison Matrix menghadirkan lampu Bi-LED berusia pakai hingga 20 000 jam. Salah satu modelnya, Vortex, memiliki daya 52– 60 watt dengan kecerahan hingga 3 000 lumens.

Tautan Sumber