Vaibhav Sooryavanshi baru-baru ini bermain di ICC Under-19 World Cup 2026.
Sensasi muda India Vaibhav Sooryavanshi telah mendapat banyak sorotan selama satu tahun terakhir. Pemukul kidal ini pertama kali menjadi berita utama dengan menjadi pemukul termuda yang mencapai satu abad di Liga Utama India (IPL). Dia mencapai tonggak sejarah tersebut dengan mencetak satu ton untuk Rajasthan Royals (RR) di IPL 2025.
Setelah sukses di turnamen tersebut, ia terus tampil mengesankan di kriket domestik dan tim junior India. Bulan lalu, ia memainkan peran penting dalam mendorong Bihar meraih gelar di turnamen Vijay Hazare Plate 2025-26.
Dia juga bermain untuk India U19 di Piala Dunia Kriket U-19 2026 yang baru saja berakhir. Dengan memukul sebagai pembuka, dia mencetak setengah abad kemenangan di semi-final melawan Afghanistan, membantu tim mengejar target besar yang mencapai 311 gol.
Di final melawan Inggris, dia mengguncang lapangan dengan pukulannya yang ke-175. Tonnya yang sempurna membantu India membukukan total 400 lebih di inning pertama dan menghancurkan Inggris dengan selisih 100 run. Vaibhav, yang berakhir sebagai pencetak gol terbanyak kedua di turnamen tersebut, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan pada pertandingan puncak serta Pemain Terbaik Turnamen.
Menyusul penampilan battingnya yang sempurna untuk India U19, banyak pakar menyerukan debutnya di Tim Kriket India. Bahkan pelatihnya menilai pemuda India itu siap bermain untuk timnas. Namun, Sooryavanshi tidak bisa bermain untuk tim senior India saat ini, meskipun dia mendapat persetujuan dari penyeleksi.
Inilah mengapa Vaibhav Sooryavanshi tidak bisa bermain untuk Tim Kriket India
Khususnya, Sooryavanshi tidak bisa bermain untuk tim senior India karena protokol Dewan Kriket Internasional (ICC). Menurut aturan kebijakan usia minimum ICC, seorang pemain harus berusia minimal 15 tahun untuk bermain kriket internasional. Aturan tersebut diperkenalkan pada tahun 2020 untuk melindungi kesejahteraan mental dan fisik para atlet muda.
Karena Sooryavanshi berusia 14 tahun, dia tidak berhak bermain untuk tim senior. Namun, ia akan menginjak usia 15 tahun bulan depan pada 27 Maret.
Hasan Raza dari Pakistan, yang memainkan tujuh Tes dan 16 ODI antara tahun 1996 dan 2005, memegang rekor sebagai pemain termuda yang bermain kriket internasional. Dia berusia 14 tahun 227 hari ketika dia melakukan debut internasionalnya.
Bagi India, mantan batsman legendaris Sachin Tendulkar adalah pemain kriket termuda yang bermain untuk negara tersebut. Dia melakukan debut tesnya pada usia 16 tahun 205 hari.
Siapa peraih Player of the Match final Piala Dunia ICC U-19 2026 antara India dan Inggris?
Vaibhav Sooryavanshi memenangkan Pemain Terbaik Pertandingan di final Piala Dunia ICC U-19.
Vaibhav Sooryavanshi akan bermain untuk tim mana di IPL 2026?
Vaibhav Sooryavanshi akan bermain untuk Rajasthan Royals di IPL 2026.
Siapa Juara Piala Dunia ODI U-19 2026?
India U-19 memenangkan turnamen dengan mengalahkan Inggris di final.
Untuk pembaruan lebih lanjut, ikuti Khel Now Cricket Facebook, Twitter, Instagram, Youtube; unduh Khel Sekarang Aplikasi Android atau Aplikasi iOS dan bergabunglah dengan komunitas kami ada apa & Telegram.











