Sabtu, 7 Februari 2026 – 22: 20 WIB
Tangerang, VIVA — Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) bersama Yayasan Compass Indonesiatama sukses menggelar penganugerahan Inspiring Moslem Women (IMW) 2026 pada Sabtu 7 Februari di Ballroom Grand el-Hajj, Kota Tangerang, Banten.
Baca Juga:
Pesan Megawati untuk Perempuan: Jangan Terjebak Dilema Palsu Antara Rumah dan Masyarakat
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama dan Fatayat NU Tahun 2026
Ajang ini memberikan penghargaan kepada delapan perempuan Muslim inspiratif dari berbagai bidang yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Baca Juga:
Bicara di Discussion forum Zayed Award, Megawati Ungkap Rahasia Redam Konflik Poso dan Ambon Melalui Empati Perempuan
Ketua Panitia IMW 2026, Moh. Taufiq, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Fatayat NU terhadap kiprah perempuan Nahdliyin dan Muslim Indonesia yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi.
“Motivating Moslem Women bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi bentuk penghormatan atas perjuangan panjang perempuan Muslim yang telah memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:
PNM Dampingi Perempuan Tumbuhkan Ekonomi Keluarga dari Pesisir Terpencil Kaltim
Ia menegaskan bahwa perempuan NU memiliki peran strategis dalam menjaga nilai keislaman, kebangsaan, sekaligus menjawab tantangan zaman.
“Mereka hadir sebagai pendidik, pemimpin, dai, inovator, hingga penggerak sosial. IMW 2026 menjadi ruang untuk menampilkan keteladanan tersebut ke hadapan publik,” tambahnya.
Moh. Taufiq juga menjelaskan bahwa penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui mekanisme seleksi yang kredibel, yakni melibatkan Dewan Juri independen, konsultasi dengan pimpinan Fatayat NU, serta partisipasi publik melalui ballot.
Adapun delapan penerima penghargaan IMW 2026 adalah:
– Bidang Seni & Budaya: Sulistyawati (Sulis)
– Bidang Dakwah: Ning Umi Laila
– Bidang Wirausaha/ Entrepreneur: Sally Giovani
– Bidang Kepemimpinan: Dr. Hj. Anggia Ermarini, M.K.M
– Bidang Pendidikan: Prof. Dr. Hj. Romo Lubis, Lc., MA
– Bebas
– Bidang Kepedulian Sosial & Pemberdayaan Masyarakat: Alissa Qotrunnada Wahid
– Bidang Pemerhati Anak: Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, S.S., M.Si
Tragis, Ibu Hamil di Takalar Keguguran Usai Dikeroyok Rentenir
Ibu hamil di Takalar mengalami keguguran pada 2 Februari 2026, atau sekitar 11 hari setelah insiden dugaan penganiayaan oleh rentenir yang terjadi pada 23 Januari 2026
VIVA.co.id
5 Februari 2026










