Sabtu, 7 Februari 2026 – 08:55 WIB
Jakarta – Insentif sektor perumahan PPN DTP 2026, ditegaskan berdampak nyata pada kinerja penjualan sektor properti, khususnya di kawasan Parkland Podomoro Karawang. Aktivitas penjualan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, baik dari sisi jumlah transaksi, intensitas kunjungan konsumen, maupun kualitas prospek pembeli terutama pada produk segmen keluarga muda.
Baca Juga:
BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026
Program Free PPN DTP 2026 secara langsung menurunkan hambatan awal kepemilikan properti (penghalang masuk), sehingga keputusan membeli menjadi lebih rasional dan terukur secara finansial. Di Parkland Podomoro Karawang, insentif ini dimanfaatkan secara optimal melalui program serah terima 2026.
Kawasan yang dibangun oleh Agung Podomoro Land di Karawang ini sekaligus membuktikan bahwa stimulus pemerintah benar-benar memberikan dampak positif bagi pasar properti di radius terdekat proyek Parkland Podomoro Karawang seperti Cikarang, Bekasi, dan Purwakarta.
Baca Juga:
Tegaskan Jadi Banknya Developer, BSN Bangun Ekosistem Perumahan Berbasis Syariah
“Diproyeksikan 60 unit yang sesuai dengan kriteria program Free PPN DTP akan diserahterimakan tahun ini di klaster Evergreen dan klaster Emory dengan dominasi unit 1 lantai dan shophouse La Promenade,” Kata Regional Marketing Director Agung Podomoro, Tedi Guswana dikutip dari keterangann resminya Sabtu, 7 Februari 2026.
Berdasarkan catatan internal Parkland Podomoro, lonjakan minat paling terlihat pada segmen konsumen pengguna akhir usia muda dan produktif serta investor jangka menengah terutama pada unit Viola yang terkena Free PPN. Konsumen tidak lagi sekadar bertanya soal harga. Namun mulai masuk ke diskusi yang lebih strategis mulai dari fasilitas perumahan, potensi kenaikan nilai kawasan dan jaminan kawasan tanpa banjir.
Baca Juga:
Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda
“Setelah Free PPN DTP 2026 terealisasi, pola percakapan dengan konsumen berubah. Mereka datang dengan mindset membeli hunian atau ruko di momentum yang tepat, bukan menunggu. Ini indikasi pasar yang semakin matang bahkan pada segmen usia muda dan produktif,” ujar Tedi.
Rumah satu lantai yang semula dibanderol kisaran Rp 1 miliaran bisa turun menjadi 900 jutaan rupiah setelah terkena potongan Free PPN DTP. Dengan fasilitas premium seperti kolam renang, basketball, gym, hingga jogging track dan 40% kawasan hijau dari total lahan 130 hektar menjadi daya tarik kaum muda.
Peningkatan penjualan ini juga didorong oleh persepsi pasar terhadap akselerasi pembangunan kawasan Parkland Podomoro yang memberikan kepastian serah terima 2026. Progres infrastruktur, fasilitas lingkungan seperti clubhouse dan botanical garden, serta rencana pengembangan area komersial pada Central Business District memperkuat keyakinan konsumen bahwa Parkland Podomoro Karawang merupakan pilihan tepat.
Halaman Selanjutnya
Calon konsumen melihat ini merupakan momentum yang pas untuk bisa memiliki hunian premium dengan masuknya proyek Parkland Podomoro Karawang ke program Free PPN DTP 2026. Parkland Podomoro Karawang memandang kondisi ini sebagai sinyal positif bahwa pasar property semakin baik terbukti dari konversi dari kunjungan ke transaksi mengalami peningkatan sebab calon konsumen dianggap siap secara fundamental.








