Sabtu, 07 Februari 2026 – 08:30 WIB

Laga Derbi Mataram yang mempertemukan PSIM dan Persis Solo di Stadion Sultan Agung Bantul. Foto: IG/@persisofficial

jogja.jpnn.comYOGYAKARTA – Persis Solo berhasil membawa pulang satu poin krusial dalam laga sarat gengsi bertajuk Derbi Mataram. Menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul pada pekan ke-20 BRI Super League, Jumat (6/2), Laskar Sambernyawa sukses menahan imbang tuan rumah dengan skor kacamata 0-0.

Meski gagal meraih kemenangan penuh, kubu Persis Solo menyambut hasil ini dengan positif. Mengingat tekanan tinggi dari pendukung tuan rumah dan intensitas laga yang meledak-ledak, satu poin dinilai sebagai modal berharga untuk menjaga mentalitas tim.

Sepanjang pertandingan, PSIM Yogyakarta tampil agresif dan terus membombardir pertahanan tamu.

Namun, strategi “menunggu” yang diterapkan pelatih Milomir Seslija terbukti ampuh meredam ambisi Laskar Mataram.

Pelatih yang akrab disapa Milo itu mengaku sangat bangga dengan kedisiplinan dan daya juang anak asuhnya di lapangan.

“Ini adalah hasil yang pantas kami dapatkan. Hasil ini tidak melemahkan kami, tetapi setidaknya membuat kami melangkah untuk menjadi lebih baik,” ujar Milo seusai laga.

Milo juga menambahkan bahwa atmosfer pertandingan sangat luar biasa dan mencerminkan rivalitas sehat di lapangan hijau.

“Ini merepresentasikan laga derbi yang sesungguhnya,” tegas pelatih asal Bosnia tersebut.

Poin berharga didapat oleh Persis Solo saat bertandang ke kandang PSIM Yogyakarta.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google Berita

Tautan Sumber