Kesepakatan Pengakuan Timbal Balik atau MRA atas program AEO Indonesia-Australia mulai 1 Januari 2026 Foto: Dokumentasi Bea Cukai

jpnn.com JAKARTA – Bea Cukai bersama Pemerintah Australia yang diwakili Departemen Dalam Negeri dan Australian Boundary Pressure (ABF) resmi memberlakukan Kesepakatan Pengakuan Timbal Balik atau Mutual Recognition Setup (MRA) atas program Accredited Economic Operator (AEO) kedua negara mulai 1 Januari 2026

Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat arus perdagangan sekaligus memperkuat keamanan rantai pasok internasional.

Program AEO sendiri merupakan skema sertifikasi bagi perusahaan yang dinilai memiliki tingkat kepatuhan tinggi terhadap aturan kepabeanan dan standar keamanan perdagangan.

Perusahaan yang telah memperoleh sertifikat AEO mendapatkan berbagai kemudahan layanan kepabeanan karena dianggap sebagai mitra tepercaya pemerintah dalam aktivitas ekspor dan impor.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo menyampaikan dengan pemberlakuan MRA berarti Bea Cukai Indonesia dan ABF Australia saling mengakui program tepercaya trader tiap-tiap negara, yaitu AEO di Indonesia dan Australian Trusted Trader di Australia.

“Kerja sama ini mengacu pada prinsip Globe Traditions Organization (WCO) SAFE Structure of Specifications atau SAFE FoS, yaitu standar internasional yang mendorong perdagangan international tetap lancar dan aman dari risiko penyelundupan dan kejahatan lintas negara,” jelas Budi Prasetiyo dalam keterangannya, Jumat (6/2

Sebelum diterapkan secara penuh, kerja sama ini telah melalui masa uji coba berdasarkan Keputusan Dirjen Bea Cukai Nomor KEP- 158/ BC/ 2025 pada 3 September hingga 3 November 2025

Selanjutnya, melalui Keputusan Dirjen Bea Cukai Nomor KEP- 275/ BC/ 2025 tertanggal 23 Desember 2025, kebijakan ini ditetapkan berlaku secara wajib (obligatory).

Kesepakatan Pengakuan Timbal Balik atau MRA atas program AEO Indonesia-Australia mulai 1 Januari 2026

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita

Tautan Sumber