Jumat, 06 Februari 2026 – 18:30 WIB

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, Hery Supriyono. Foto: Lutviatul Fauziah/JPNN

jabar.jpnn.comDEPOK – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, Hery Supriyono, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Depok menyusul penangkapan tiga orang aparat penegak hukum dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hery menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

Ia menyatakan institusinya akan bersikap proaktif dan kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami serahkan semuanya kepada aparat yang memiliki kewenangan. Intinya, kami bersikap proaktif karena peristiwa ini sudah terjadi, kemudian kooperatif dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ujar Hery, Jumat (6/2).

Hery mengaku hingga saat ini belum mengetahui secara rinci kasus yang menjerat para aparat penegak hukum di lingkungan PN Depok. Informasi yang diterimanya masih bersifat awal.

“Secara detail saya belum mengetahui. Tadi malam saya baru mendapatkan informasi awal. Mengenai detail perkaranya seperti apa, saya belum tahu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hery menjelaskan bahwa kehadirannya ke PN Depok juga bertujuan memberikan dukungan moril kepada jajaran pegawai pengadilan pasca peristiwa OTT tersebut.

Menurutnya, dukungan pimpinan diperlukan agar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

Ketua PT Bandung mengaku sangat terpukul setelah mengetahui pejabat PN terjaring OTT, dan dirinya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke aparat yang berwewenang

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google Berita

Tautan Sumber