Seorang tersangka serangan teroris tahun 2012 terhadap Kedutaan Besar AS di Benghazi, Libya, telah ditangkap dan dibawa kembali ke Amerika Serikat, kata Jaksa Agung Pam Bondi pada Jumat.
Zubayr al-Bakoush dibawa kembali ke Pangkalan Angkatan Udara Andrews pada pukul 3 pagi, katanya.
Pada 11 September 2012, sekelompok pria menyerbu kompleks diplomatik di Benghazi. Empat orang Amerika tewas dalam serangan itu.
Sebuah kendaraan dan bangunan di sekitarnya terbakar setelah dibakar di dalam kompleks konsulat AS di Benghazi pada akhir 11 September 2012.
AFP melalui Getty Images, FILE
Tersangka didakwa dengan pembunuhan Duta Besar Chris Stevens dan tiga orang lainnya, menurut pengacara AS.
“Bakoush pertama kali didakwa melalui pengaduan pada tahun 2015 yang disegel selama 11 tahun, sebuah dakwaan, delapan dakwaan, telah dibuka, dan ia mendakwa Bakoush dengan pembunuhan Duta Besar Chris Stevens, pembunuhan pegawai Departemen Luar Negeri Sean Smith, percobaan pembunuhan Agen Khusus Departemen Luar Negeri Scott Wicklund dan konspirasi untuk menyediakan materi bagi teroris dan dukungan yang mengakibatkan kematian empat orang Amerika, serta pembakaran di misi khusus,” Jaksa AS Jeannine Kata Pirro bersama Bondi dan Direktur FBI Kash Patel.
Ini adalah kisah yang berkembang. Silakan periksa kembali untuk mengetahui pembaruan.












