Seseorang yang tidak dikenal telah menembak Letnan Jenderal Alekseyev di ibu kota Rusia sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian, kata pihak berwenang.

Seorang pejabat senior militer Rusia dirawat di rumah sakit setelah ditembak beberapa kali di Moskow, menurut media pemerintah, mengutip pejabat Rusia.

Seorang penyerang tak dikenal melakukan serangan senjata terhadap Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev, wakil kepala intelijen militer Rusia, di sebuah bangunan tempat tinggal, kata Svetlana Petrenko, juru bicara Komite Investigasi Rusia (ICR), pada hari Jumat.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 itemakhir daftar

Alekseyev adalah wakil kepala Direktorat Utama Staf Umum Kementerian Pertahanan.

Petrenko mengatakan kepada wartawan bahwa penyelidikan kriminal telah dibuka atas percobaan pembunuhan dan perdagangan ilegal senjata api terkait insiden tersebut, menurut kantor berita Interfax.

Dia mengatakan bahwa serangan penembakan itu terjadi di sebuah gedung di Jalan Raya Volokolamsk di Moskow dan tersangka melarikan diri dari tempat kejadian.

“Korban dirawat di salah satu rumah sakit kota,” kata Petrenko, seraya menambahkan bahwa penyelidik dan ahli forensik saat ini bekerja di lokasi kejadian, meninjau rekaman kamera keamanan dan menanyai para saksi.

Alekseyev adalah salah satu pejabat yang dikirim untuk bernegosiasi dengan mendiang pemimpin Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin, yang memimpin pemberontakan melawan Moskow pada tahun 2023 dan kemudian tewas dalam kecelakaan pesawat, yang oleh banyak pengamat menyalahkan Presiden Vladimir Putin.

Serangkaian pembunuhan

Beberapa perwira senior Rusia telah dibunuh sejak dimulainya perang di Ukraina empat tahun lalu, dan Moskow menyalahkan serangan tersebut pada Kyiv.

Dalam beberapa kasus, intelijen militer Ukraina telah mengaku bertanggung jawab.

Perwira terakhir yang terbunuh adalah kepala direktorat pelatihan Angkatan Darat Staf Umum, Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, yang tewas akibat bom di bawah mobilnya pada 22 Desember.

Bulan lalu, pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang pria Uzbekistan atas pembunuhan kepala pasukan pertahanan radiologi, kimia, dan biologi tentara Rusia pada tahun 2024.

Jenderal tersebut, Igor Kirillov, tewas ketika sebuah skuter jebakan meledak ketika dia meninggalkan sebuah blok apartemen di Moskow, dalam sebuah serangan yang menurut Kyiv telah diatur oleh mereka.

Tautan Sumber