Rabu, 4 Februari 2026 – 21: 32 WIB
Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan operasi tangkap tangan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berkaitan dengan importasi barang.
Baca Juga:
Purbaya Sudah Tahu Kantor Pajak-Bea Cukai Bermasalah: Memang Ada yang Aneh Disitu
“Ya, terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia begitu ya,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026
Namun, Budi mengatakan KPK belum dapat memberitahukan lebih detail mengenai barang impor tersebut.
Baca Juga:
KPK Tangkap Mulyono dalam OTT KPP Pajak di Banjarmasin
“Detail barangnya itu apa saja? Nanti kami akan update (beri tahu),” katanya.
Budi mengatakan KPK sudah menangkap beberapa pihak dalam rangkaian OTT tersebut, termasuk mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan (P 2 pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu Rizal.
Baca Juga:
Pejabatnya Kena OTT KPK, Purbaya: Momen Benahi Instansi Pajak dan Bea Cukai
Adapun Rizal saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat Kemenkeu setelah dilantik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 28 Januari 2026
Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan OTT di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
OTT tersebut merupakan yang kelima bagi KPK selama 2026, dan yang ketiga secara khusus di lingkungan Kemenkeu pada tahun ini.
KPK mencetak debut OTT di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9 – 10 Januari 2026 Kemudian pada 11 Januari, KPK mengungkapkan OTT tersebut mengenai dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara.
Pada tanggal yang sama, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dari OTT tersebut. Mereka adalah Kepala KPP Madya Jakut Drunk Driving Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut Agus Syaifudin (AGS), Tim Penilai di KPP Madya Jakut Askob Bahtiar (ASB), konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), serta Staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto (EY).
Pada 4 Februari 2026, KPK mengumumkan melakukan OTT dan menangkap Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono. OTT tersebut berkaitan dengan proses restitusi pajak pertambahan nilai atau PPN pada sektor perkebunan. (Ant)
OTT di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu, KPK Tangkap Sosok Ini
KPK tangkap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan (P 2 pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Rizal, terkait OTT di lingkungan Kemenkeu.
VIVA.co.id
4 Februari 2026











