Rabu, 4 Februari 2026 – 15:00 WIB
Dubai, LANGSUNG – Pangeran Edward menjadi anggota keluarga kerajaan Inggris pertama yang angkat bicara terkait kontroversi Jeffrey Epstein yang menyeret keluarganya. Seperti diketahui, dalam dokumen Epstein terbaru, mantan Duke of York, Andrew Mountbatten-Windsor dan mantan istrinya, Sarah Ferguson ikut terseret di dalamnya.
Baca Juga:
Ribuan Dokumen Epstein yang Dirilis Departemen Kehakiman AS Ditarik, Kenapa?
Menyusul dengan masalah tersebut, Pangeran Edward yang ditemui saat menghadiri World Governments Summit di Dubai pada 3 Februari 2026 angkat bicara. Dalam kesempatan itu, dirinya sempat meminta para awak media untuk menghargai para korban dari pelaku kejahatan Epstein.
”Sangat penting untuk mengingat para korban, dan siapa sebenarnya para korban dalam kasus ini?,” kata Pangeran Edward dikutip dari laman RakyatRabu 4 Februari 2026.
Baca Juga:
Melinda Gates Ungkap Luka Lama Pernikahannya Usai Nama Bill Gates Tercantum dalam Dokumen Epstein
Edward kemudian menambhkan bahwa ada banyak korban dari Epstein yang perlu dilindungi dan dijaga perasaannya.
”Ada banyak korban dalam kasus ini,” sambung dia saat berbincang dengan jurnalis CNN, Eleni Giokos.
Baca Juga:
Jeffrey Epstein Sebut Bill Gates Kena Penyakit Seks Menular
Pernyataan Pangeran Edward ini sejalan dengan sikap kakak Raja Charles dan Ratu Camilla, pada tahun lalu. Kedua mengungkap rasa simpati terhadap para korban kejahatan Epstein.
“Yang Mulia ingin menegaskan bahwa pikiran dan simpati terdalam mereka selalu bersama para korban dan penyintas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan,” demikian keterangan resmi Istana Kerajaan Inggris.
Bahkan pada Oktober tahun lalu, Raja Charles mengambil langkah besar dan bersejarah dengan mencabut seluruh gelar dan hak istimewa kerajaan milik adiknya, Andrew. Di bulan yang sama, Sarah juga merelakan gelar Duchess of York yang disandangnya sejak 1986.
Sebagai informasi, dalam rilis terbaru dokumen Epstein yang dikeluarkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat, terungkap korespondensi Andrew dengan Epstein, termasuk saat Andrew mengirimkan foto kedua putrinya, Putri Beatrice dan Putri Eugenie, ketika mereka masih kecil.
Sarah, mantan Duchess of York, juga diketahui mengirim email kepada Epstein yang berisi komentar tidak pantas tentang Eugenie, yang saat itu belum genap berusia 20 tahun, menurut laporan People. Sementara itu, media Hello! melaporkan bahwa Sarah juga pernah mengirim email kepada Epstein yang berbunyi, “Aku siap melayanimu. Menikahlah denganku.”
Halaman Selanjutnya
Di sisi lain, mantan Duke of York, Andrew sendiri berulang kali membantah melakukan kesalahan apa pun terkait dengan kasus ini.








