Rabu, 04 Februari 2026 – 12:01 WIB
Peluncuran Ramadan Re:Charge di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto: Romaida/jpnn.com
jpnn.comJAKARTA – Aplikasi Muslim Pro telah mencatat lebih dari 180 juta unduhan di seluruh dunia.
Indonesia tercatat memegang posisi sebagai salah satu pasar terpenting bagi aplikasi ini dengan jumlah pengguna aktif bulanan mencapai sekitar 3,6 juta orang.
Menyusul hal ini, Muslim Pro resmi meluncurkan inisiatif Ramadan yang bertujuan mendukung keterlibatan ibadah berkelanjutan, Ramadan Re:Charge.
Program tersebut mengintegrasikan perpaduan teknologi, konten, fitur komunitas, serta aktivasi langsung di lapangan.
Melalui peluncuran ini, Muslim Pro sekaligus menegaskan peran strategis Indonesia dalam pertumbuhan jangka panjang serta strategi keterlibatan komunitas secara global.
Lebih dari sekadar skala pengguna, Muslim Pro mencatat adanya tingkat partisipasi yang konsisten tinggi dari komunitas di Indonesia.
Hal ini mencakup kontribusi dalam pembuatan konten, interaksi di ruang komunitas, hingga keterlibatan dalam berbagai inisiatif berbasis tujuan sosial.
“Indonesia bukan hanya pasar dengan jumlah unduhan yang besar bagi kami, tetapi juga salah satu komunitas yang paling aktif dan berpengaruh,” ujar Chief Executive Officer Muslim Pro, Nafees Khundker di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/2).
Memiliki 3,6 Juta pengguna aktif di Indonesia, Muslim Pro Luncukan Ramadan Re:Charge menjelang puasa.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita












