Selasa, 03 Februari 2026 – 13:37 WIB

TRC BPBD Jember bergerak cepat menangangi banjir bandang yang menerjang Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Senin (2/2/2026) malam. ANTARA/HO-BPBD Jember

jatim.jpnn.comJEMBER – Satu orang dilaporkan hanyut terseret banjir bandang yang menerjang dua kecamatan, yakni Kecamatan Panti dan Rambipuji, Kabupaten Jember, Senin (2/2) malam.

“Satu korban bernama Pak Wahid, mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Pakis, terseret derasnya arus banjir bandang dan puluhan rumah terdampak,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo di Jember, Selasa (3/2).

Menurut Edi, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di wilayah hulu Sungai Badean dan sekitar Desa Pakis, Kecamatan Panti, sejak Senin (2/2) pukul 14.00 WIB.

Curah hujan tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat dengan warna cokelat pekat dan membawa material lumpur.

“Pukul 19.40 WIB terjadi banjir bandang dengan arus cukup deras membawa lumpur, potongan bambu, dan kayu. Air meluap ke permukiman warga, menggerus dapur rumah di bantaran sungai dan menghanyutkan satu warga di Desa Pakis,” tuturnya.

BPBD Jember mencatat sebanyak 30 rumah di Desa Pakis, Kecamatan Panti terdampak banjir bandang dengan ketinggian lumpur mencapai sekitar 20 sentimeter. Sejumlah dapur rumah warga dilaporkan ambruk akibat terjangan arus.

“Puluhan warga sempat mengungsi ke rumah salah satu warga bernama Pak Her di Desa Pakis. Keluarga korban yang hanyut juga mengungsi ke rumah saudaranya,” katanya.

Banjir bandang juga menerjang Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji. Akibatnya, dua rumah warga terendam lumpur dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter dan barongan bambu roboh melintang di aliran sungai.

Banjir bandang menerjang Jember, satu warga mantan sekdes hanyut dan puluhan rumah terdampak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google Berita

Tautan Sumber