Selasa, 3 Februari 2026 – 08: 22 WIB
Surabaya, LANGSUNG — Perjalanan bisnis perlahan mengalami pergeseran makna. Jika dulu identik dengan program padat dan ruang rapat formal, kini pelaku perjalanan korporasi mulai mencari pengalaman pertemuan yang lebih fleksibel, interaktif, dan memberi ruang untuk koneksi antarpeserta. Seiring pulihnya sektor Conferences, Motivations, Conventions, and Exhibits (COMPUTER MICE), tren experience-driven conferences pun menguat di berbagai kota besar, termasuk Surabaya.
Baca Juga:
Ruang Pertemuan Modern yang Canggih
Surabaya Timur, yang berkembang sebagai kawasan industri dan bisnis, menjadi salah satu wilayah yang merasakan perubahan tersebut. Kebutuhan ruang pertemuan tidak lagi hanya soal kapasitas, tetapi juga suasana yang mampu menjaga fokus, memicu ide, dan memberi jeda yang menyenangkan di tengah program kerja. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Dalam konteks ini, konsep conference mulai dipadukan dengan elemen perjalanan dan gaya hidup. Fasilitas standar seperti perangkat presentasi dan tata ruang fungsional tetap menjadi kebutuhan utama, namun penyelenggara acara kini juga mempertimbangkan aspek pengalaman– mulai dari desain ruang, alur acara, hingga cara peserta berinteraksi di luar sesi official.
Baca Juga:
Hadiri Sidang Online Forum Indonesia-Pasifik, Jokowi: Kemitraan Ini Penting untuk Hadapi Tantangan Global
Salah satu pendekatan yang mulai banyak diterapkan adalah menghadirkan aktivitas kuliner interaktif di sela pertemuan. Bukan sekadar jamuan makan, proses memasak yang terbuka memberi suasana lebih santai dan menjadi titik temu informal antarpeserta. Interaksi semacam ini dinilai mampu mencairkan suasana sekaligus memperpanjang percakapan yang sebelumnya terjadi di ruang rapat.
Baca Juga:
Anji: Perjalanan Saya ke Thailand Murni Perjalanan Bisnis dan Profesional
“Di Aloft, kami percaya conference seharusnya lebih dari sekadar ruangan dan schedule, tetapi menjadi pengalaman yang mendorong koneksi, kolaborasi, dan energi baru,” ujar Reza Aryawarman, Multi Residential Property General Manager Aloft Surabaya Pakuwon City, dalam keterangannya, dikutip Rabu 3 Februari 2026
“Melalui konsep conference interaktif ini, kami menghadirkan pendekatan Various by Design khas Aloft. Layout conference dirancang lebih dinamis, relevan, dan berkarakter way of living, sehingga setiap pertemuan terasa lebih hidup, involving, dan bermakna bagi para pesertanya,” sambungnya.
Dari sisi perjalanan, perubahan ini turut memengaruhi pilihan destinasi MICE. Akses yang dekat dengan kawasan industri, kemudahan mobilitas, serta lingkungan yang mendukung kegiatan bisnis menjadi pertimbangan utama. Ruang pertemuan dengan desain modern, location jeda yang luas, hingga elemen hiburan ringan kini dilihat sebagai bagian dari pengalaman perjalanan kerja yang utuh.
Halaman Selanjutnya
Bagi banyak pelaku bisnis, fulfilling bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan bagian dari perjalanan profesional yang idealnya memberi nilai tambah– baik secara produktivitas maupun relasi. Tren ini menandai bagaimana perjalanan bisnis di kota-kota besar Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih manusiawi, fleksibel, dan berorientasi pada pengalaman.













