NBA All-Star Video game menunjukkan pemain mana yang tetap tampil hebat dari tahun ke tahun. Meskipun menjadikan tim ini suatu hal yang istimewa, mengulangi prestasi tersebut dari tahun ke tahun membuktikan karir yang panjang dan kinerja yang stabil. Beberapa legenda terus mendapatkan seleksi di era yang berbeda, dan nama mereka kini menduduki puncak buku rekor. Berikut ini gambaran jelas pemain dengan penampilan All-Star terbanyak, menurut Ruang rapat
7 Shaquille O’Neal– Los Angeles Lakers (15 pilihan)
Mantan center NBA Shaquille O’Neal menyaksikan pertandingan dari tribun pada babak pertama antara Florida Gators dan Texas Longhorns di Exactech Sector di Stephen C. O’Connell Facility. Kredit: Gambar Matt Pendleton-Imagne
Shaquille O’Neal bermain di 15 Pertandingan All-Star dengan sembilan kali menjadi starter. Ukuran dan kekuatannya membuatnya selalu menjadi masalah bagi para pembela HAM. Tiga penghargaan MVP All-Star diberikan kepada Shaq selama karirnya. Dia menang pada tahun 2000 sebagai co-MVP bersama Tim Duncan. Penghargaan lain datang pada tahun 2004 Penghargaan co-MVP terakhir diikuti pada tahun 2009 dengan Kobe Bryant. Salah satu malam terbaiknya terjadi pada tahun 2004 Pertandingan itu berakhir dengan 24 poin dan 11 rebound, serta dua blok dan dua swipe.
Iklan
6 Kevin Garnett– Boston Celtics (15 pilihan)
Mantan bintang bola basket Kevin Garnett hadir untuk pertandingan sepak bola Colorado Buffaloes USC Trojans di Folsom Area. Kredit: John Leyba-USA TODAY Sports
Kevin Garnett juga mencapai 15 All-Star Games dan menjadi starter di 11 pertandingan tersebut. Energi dan pertahanannya membedakannya. Penghargaan MVP All-Star datang pada tahun 2003 Malam itu dia mencetak 37 poin. Sembilan rebound dan lima steal menyusul. Tiga assist dan satu blok menyelesaikan garis stat. Kepemimpinan dan upaya membantunya tetap relevan selama beberapa musim.
5 Tim Duncan– San Antonio Spurs (15 pilihan)
Tim Duncan di atas panggung saat pelantikan Hall of Popularity Bola Basket 2022 untuk Manu Ginobili di Symphony Hall. Kredit: Wendell Cruz-USA TODAY Sports
Tim Duncan menyamai Garnett dan Shaq dengan 15 pilihan. Dua belas di antaranya datang sebagai starter. Penghargaan co-MVP tiba di All-Star Game 2000 bersama O’Neal. Duncan membukukan 24 poin dan 14 rebound dalam kontes itu. Empat assist membantu Barat menang 137 berbanding 126 Konsistensi menentukan karier panjangnya.
Iklan
4 Kevin Durant– Phoenix Metro Suns (16 pilihan)
Penyerang Houston Firecrackers Kevin Durant (7 bereaksi terhadap wasit melawan Atlanta Hawks pada kuarter kedua di State Farm Arena. Kredit: Gambar Brett Davis-Imagne
Kevin Durant telah membuat 16 All-Star Games sejauh ini. Memasuki ajang musim ini, ia menempati peringkat ketiga dalam perolehan skor All-Star. Hanya LeBron James dan Kobe Bryant yang duduk di depannya. Dua penghargaan MVP diraihnya pada tahun 2012 dan 2019 Keterampilan mencetak gol dan tembakan yang mulus membuatnya selalu berada di posisi teratas setiap tahun.
3 Kobe Bryant– Los Angeles Lakers (18 pilihan)
Mendiang Kobe Bryant (Kredit: Harrison Hillside melalui Imign Web content Providers, LLC)
Kobe Bryant mendapatkan 18 pilihan All-Star dalam 20 musim. Followers memilihnya sebagai pemimpin liga sebanyak empat kali pada tahun 2003, 2011, 2013 dan 2016 Penghargaan pertamanya datang pada tahun 1998 ketika ia baru berusia 19 tahun. Empat trofi MVP All-Star menyusul. Itu terjadi pada tahun 2002, 2007, 2009 dan 2011 Penghargaan tahun 2009 dibagikan kepada Shaquille O’Neal. Jumlah tersebut menyamai rekor NBA dengan Bob Pettit.
Iklan
2 Kareem Abdul-Jabbar– Los Angeles Lakers (19 pilihan)
14 November 2025; Inglewood, Kalifornia, AS; Kareem Abdul-Jabbar menghadiri pertandingan Hall of Fame Collection antara UCLA Bruins dan Arizona Wildcats di Intuit Dome. Kredit Wajib: Gambar Kiyoshi Mio-Imagne
Kareem Abdul-Jabbar tampil di 19 All-Star Gamings selama 20 tahun karirnya. Seleksi pemula tiba pada musim 1969 – 70 Penampilan terakhirnya terjadi pada tahun 1988– 89 pada usia 41 tahun. Tidak ada penghargaan MVP All-Star yang diberikan kepada Kareem, namun permainannya yang mantap membuatnya tetap menjadi sorotan. Umur panjang membuat rekornya bertahan selama bertahun-tahun.
1 LeBron James– Los Angeles Lakers (22 pilihan)
Penyerang Los Angeles Lakers LeBron James (23 di lapangan melawan Washington Wizards pada babak kedua di Funding One Sector. Kredit: Gambar Brad Mills-Gambar
LeBron James memegang posisi teratas dengan 22 pilihan All-Star. Penampilan pertamanya datang pada tahun 2005 Dia masuk tim setiap tahun sejak musim rookie-nya. Tempat cadangan pada tahun 2026 mendorong rekor tersebut lebih tinggi. James juga memimpin semua pemain di All-Star Video game dengan mencetak 434 poin. Tiga penghargaan MVP datang pada tahun 2006, 2008 dan 2018 Seiring waktu, ia berbagi lapangan dengan bintang-bintang seperti Allen Iverson, Vince Carter, Give Hill dan Shaquille O’Neal. Belum ada tanda-tanda perlambatan yang terlihat.
Iklan
Kesimpulan
Pilihan All-Star menunjukkan lebih dari sekedar bakat. Mereka mencerminkan karier yang panjang dan dampak yang bertahan lama. Setiap pemain dalam daftar ini tetap elit selama beberapa musim. Shaq, Garnett dan Duncan membangun fondasi yang kuat. Durant dan Bryant membawa mencetak gol dan gaya ke age baru. Kareem menetapkan standar awal. LeBron kini berdiri sendiri di puncak. Rekornya mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk ditandingi. Nama-nama ini akan selalu dikaitkan dengan sejarah All-Star.
Pos Atlet NBA dengan pilihan All-Star terbanyak muncul pertama kali pada Pemimpin Besar












