Senin, 2 Februari 2026 – 19:00 WIB
Jakarta – Perkembangan layanan kesehatan kini tidak lagi hanya berfokus pada pengobatan pasien sakit. Rumah sakit modern mulai menggeser pendekatan ke arah pencegahan penyakit, peningkatan kualitas hidup, serta rehabilitasi pascapenyakit. Pendekatan ini dinilai lebih berkelanjutan dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat jangka panjang.
Baca Juga:
Polisi Bongkar Rekam Medis Lula Lahfah Senin Besok, Penyebab Kematian Segera Terungkap
Tren tersebut juga tercermin dalam ajang penghargaan Indonesia Brand Champion 2026 yang diselenggarakan oleh Infobrand bekerja sama dengan Tras n Co Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis, 28 Januari 2026, di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta Pusat, kepada sejumlah institusi layanan kesehatan yang dinilai konsisten menjaga kualitas dan kepercayaan publik. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Sepanjang 2025, salah satu fokus yang mendapat perhatian adalah penguatan layanan preventif, wellness, dan rehabilitatif di lingkungan rumah sakit. Layanan ini mencakup upaya pencegahan penyakit, pemantauan kesehatan rutin, hingga pendampingan pasien dalam proses pemulihan agar dapat kembali beraktivitas secara optimal.
Baca Juga:
Rumah Sakit di Indonesa Makin Canggih, Kenapa Banyak Orang Masih Suka Berobat ke Luar Negeri?
Direktur Sales, Marketing & Business Development Bethsaida Healthcare, Iwan A. Setiawan, menyampaikan bahwa pengakuan tersebut tidak lepas dari kerja kolektif dan kepercayaan masyarakat.
“Puji Tuhan, penghargaan Indonesia Brand Champion 2026 ini merupakan anugerah Tuhan yang sangat kami syukuri. Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh super tim sepanjang tahun 2025. Kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam perjalanan kami,” ujar Iwan dalam keterangannya, dikutip Senin 2 Februari 2026.
Baca Juga:
Prabowo Ungkap Rencana Bangun Universitas Berstandar Inggris di Indonesia
Dalam praktiknya, pengembangan layanan preventif dan rehabilitatif dilakukan melalui penyediaan pusat-pusat layanan medis spesifik yang menangani kondisi kesehatan secara komprehensif, mulai dari deteksi dini, penanganan medis, hingga pemulihan. Pendekatan ini juga sejalan dengan konsep patient-centered care, yang menempatkan keselamatan dan kenyamanan pasien sebagai prioritas utama.
Kolaborasi tenaga medis lintas disiplin menjadi bagian penting dalam memastikan pasien tidak hanya mendapatkan terapi medis, tetapi juga pendampingan berkelanjutan sesuai kebutuhan fisik dan kualitas hidupnya. Hal ini dinilai krusial, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis atau yang membutuhkan pemulihan jangka panjang.
“Bagi kami, brand bukan sekadar identitas, tetapi komitmen untuk menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berpusat pada pasien. Dengan pengembangan unit bisnis yang saling terintegrasi, kami ingin memastikan Bethsaida Healthcare hadir sebagai one stop healthcare solution, tidak hanya saat pasien membutuhkan pengobatan, tetapi juga sebagai mitra kesehatan jangka panjang,” tambah Iwan.
Pramono Minta Semua RS di Jakarta Tak Bedakan Pasien BPJS dan Non-BPJS
Gubernur Pramono menegaskan seluruh rumah sakit di Jakarta harus mengutamakan pelayanan yang mengedepankan hati (hospitality).
VIVA.co.id
27 Januari 2026










