KNOXVILLE, Tenn. — Gelandang sukarelawan Joey Aguilar mengajukan gugatan saat ia mengajukan tawaran untuk satu tahun tambahan kelayakan yang memungkinkannya bermain pada musim gugur ini.
Keluhan yang diajukan pada hari Jumat di Knox County Chancery Court di Tennessee berpendapat bahwa Aguilar harus diizinkan bermain sepak bola Divisi I pada tahun keempat daripada tahun-tahun yang ia habiskan di perguruan tinggi junior diperhitungkan dalam kelayakannya. The Knoxville (Tennessee) News Sentinel pertama kali melaporkan gugatan tersebut.
Aguilar bermain di Diablo Valley (California) Community College dari tahun 2021 hingga 2022 sebelum berpindah ke Appalachian State, di mana dia menghabiskan musim 2023 dan 2024. Aguilar kemudian dipindahkan ke Tennessee dan menyelesaikan 67,3% operannya untuk jarak 3,565 yard dengan 24 gol dan 10 intersepsi musim lalu.
Dia juga mengenakan seragam ulang di City College of San Francisco pada tahun 2019 sebelum musim 2020-nya dibatalkan karena pandemi.
“Aguilar membutuhkan bantuan sekarang, untuk mengetahui apakah dia harus melapor ke latihan musim semi atau bersiap untuk draft NFL,” demikian bunyi keluhan tersebut.
Aguilar sedang mencari perintah penahanan darurat sementara dan perintah awal yang mengharuskan NCAA mengizinkan dia bermain satu musim lagi untuk Tennessee pada tahun 2026.
Aguilar baru-baru ini menghapus dirinya dari daftar penggugat dalam gugatan federal yang diajukan gelandang Vanderbilt Diego Pavia ke pengadilan federal. Gugatan Pavia menantang aturan NCAA yang menghitung musim yang dihabiskan di perguruan tinggi junior dengan kelayakan pemain untuk sepak bola Divisi I.
Pavia awalnya menggugat NCAA pada November 2024 dan memenangkan perintah awal yang memungkinkan dia bermain untuk Vanderbilt pada tahun 2025. Dia menempati posisi kedua dalam pemungutan suara Heisman Trophy dan membantu Vanderbilt unggul 10-3.
NCAA mengajukan banding atas keputusan Pavia tetapi mengeluarkan pengabaian menyeluruh yang memberikan satu tahun tambahan kelayakan kepada mantan pemain junior college yang situasinya mirip dengan quarterback Vanderbilt.
“Meskipun ada perintah Pavia, pengabaian menyeluruh NCAA untuk pemain JUCO dan kesuksesan memecahkan rekor musim 2025, NCAA memutuskan untuk menegakkan aturan JUCO lagi pada tahun 2026,” demikian bunyi keluhan tersebut. “NCAA menolak memberikan keringanan, bahkan secara individu, kepada atlet mana pun yang meminta agar masa kuliah junior mereka tidak diperhitungkan. NCAA tidak memberikan penjelasan rasional atas perlakuan berbeda tersebut.”
Meski Pavia berencana masuk draft NFL, ia melanjutkan gugatannya untuk membantu mantan pemain junior college lainnya. Keluhan Aguilar mencatat bahwa keputusan mengenai kasus Pavia baru akan diambil setidaknya pada 10 Februari.
“Rangkaian kejadian ini menempatkan Aguilar pada posisi yang tidak dapat dipertahankan,” bunyi keluhan tersebut. “Dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk mengetahui apakah dia memenuhi syarat untuk bermain sepak bola perguruan tinggi pada tahun 2026.”
Berdasarkan pengaduan tersebut, Aguilar mengundurkan diri dari kasus Pavia dan mengajukan gugatannya sendiri dengan harapan mendapatkan keputusan yang cepat. Pengacara Aguilar menulis bahwa dia mendapat tempat di daftar pemain Tennessee dan dia bisa menghasilkan sekitar $2 juta dengan bermain sepak bola perguruan tinggi tahun ini.













