Melindungi informasi pribadi menjadi semakin sulit di lingkungan electronic dimana hampir semua hal dilakukan secara online. Banyak penipuan dan pencurian identitas terjadi bukan karena serangan yang canggih, namun karena kesalahan sehari-hari yang tidak disadari. Mengetahui hal-hal tersebut adalah kunci untuk mengurangi risiko dan menghindari konsekuensi hukum dan finansial.

Jika orang lain menangani information pribadi Anda, hal ini dapat menimbulkan masalah keuangan dan hukum.
Kredit: DimaBerlin|stok foto

Gunakan kata sandi yang sama di beberapa akun

Mengulangi kata sandi membuat hidup lebih mudah, tetapi juga membuka pintu bagi pelanggaran information tunggal untuk menyusupi banyak akun pada saat yang bersamaan. Jika suatu system disusupi, penjahat dapat mengakses e-mail, jejaring sosial, dan layanan perbankan dengan kunci yang sama.

Bagikan information pribadi melalui pesan atau panggilan

Menanggapi pesan teks, e-mail, atau panggilan yang meminta informasi pribadi adalah salah satu kesalahan paling umum. Banyak penipuan yang menyamar sebagai bank, lembaga pemerintah, atau perusahaan terkenal untuk mendapatkan nomor Jaminan Sosial, kata sandi, atau data keuangan.

Menghubungkan ke jaringan Wi-Fi publik tanpa hati-hati

Jaringan Wi-Fi gratis di kafe, bandara, atau pusat perbelanjaan bisa jadi tidak aman. Menghubungkan mereka untuk memeriksa rekening financial institution atau mengirim informasi sensitif membuat information rentan terhadap kemungkinan intersepsi tanpa sepengetahuan pengguna.

Unduh aplikasi atau file yang tidak dikenal

Menginstal aplikasi di luar toko resmi atau membuka data dari pengirim yang tidak dikenal dapat memasukkan program jahat ke perangkat Anda. Program-program ini dapat mencatat kata sandi, mengakses kontak, atau mencuri informasi yang tersimpan.

Abaikan pembaruan keamanan

Menunda pembaruan sistem operasi atau aplikasi membuat perangkat Anda rentan. Banyak dari pembaruan ini memperbaiki kelemahan keamanan yang telah diidentifikasi dan dieksploitasi oleh penjahat dunia maya.

Memposting terlalu banyak informasi di jejaring sosial

Berbagi information seperti lokasi, rutinitas sehari-hari, perjalanan atau informasi keluarga memudahkan mereka yang ingin melakukan penipuan. Apa yang tampak seperti postingan yang tidak bersalah bisa menjadi alat untuk pencurian identitas atau peniruan identitas.

Jangan meninjau laporan dan pergerakan akun

Kegagalan untuk memantau rekening bank dan kartu kredit secara rutin dapat menunda deteksi tagihan tidak sah. Semakin lama Anda tidak melaporkan penipuan, semakin sulit untuk mendapatkan kembali uang atau membatasi kerugian.

Menggunakan perangkat yang tidak terlindungi

Tidak mengaktifkan kunci layar, antivirus atau sistem verifikasi dua langkah membuat informasi terbuka jika perangkat dicuri atau hilang. Ponsel yang tidak terlindungi dapat memberikan akses langsung ke email, foto, dan data pribadi.

pencurian identitas
Pencurian identitas sering terjadi ketika orang lain memiliki akses ke data pribadi Anda, baik melalui aplikasi atau situs internet palsu.
Kredit: Mdisk|stok foto

Bagaimana mengurangi risiko pencurian informasi

Perubahan kecil dalam kebiasaan digital bisa membawa perbedaan besar. Membuat kata sandi yang kuat, mewaspadai permintaan yang tidak terduga, dan selalu memperbarui perangkat adalah langkah dasar untuk melindungi informasi pribadi.

Mengurus information bukan sekedar persoalan teknologi, namun merupakan salah satu cara untuk mencegah permasalahan finansial, hukum, dan emosional yang dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Anda mungkin juga tertarik
· Pergerakan di rekening financial institution Anda yang dapat menyebabkan kartu Anda dibekukan
· Cara menghilangkan panggilan spam selamanya: teknik ini tidak gagal
· Cara mengenali halaman web palsu sebelum membayar

Tautan Sumber