Kamis, 29 Januari 2026 – 17:30 WIB
VIVA – Langkah Timnas Futsal Malaysia di Piala Asia Futsal 2026 langsung tersendat. Harapan membuka turnamen dengan hasil positif pupus setelah Harimau Malaya dipaksa menyerah telak 1-4 dari raksasa Asia, Iran, pada laga perdana Grup D.
Baca Juga:
Apa yang Akan Terjadi Jika AS Serang Iran? Mungkinkah Perang Dunia III Pecah?
Sebenarnya Malaysia tidak tampil buruk di awal pertandingan. Mereka berani menekan sejak menit pertama dan sempat merepotkan pertahanan Iran. Kiper Bagher Mohammadi bahkan dipaksa bekerja keras menepis dua peluang beruntun dari Awalluddin Nawi.
Namun justru Iran yang mencuri start lebih dulu. Kesalahan komunikasi antara kiper Syaifuddin Syukri dan Saad Sani menjadi petaka. Bola lepas di area berbahaya langsung dimanfaatkan Mohammadhossein Derakhshani untuk membobol gawang Malaysia. Gol cepat itu membuat tempo pertandingan berubah drastis.
Baca Juga:
Iran Bantah Negosiasi ke AS di Tengah Kekhawatiran Perang: Setop Mengancam
Setelah unggul, Iran bermain jauh lebih tenang. Pengalaman dan kualitas individu mereka terlihat jelas. Sementara Malaysia mulai kehilangan ritme.
Beberapa kali Syaifuddin masih mampu menyelamatkan timnya. Ia menggagalkan peluang Salar Aghapour pada menit ke 10 serta menepis sepakan voli berbahaya delapan menit kemudian. Firdaus Ambiah juga sempat mendapat kesempatan emas, tetapi lagi lagi Mohammadi sigap menutup ruang tembak.
Baca Juga:
Presiden Iran Sebut AS Bermuka Dua: Mau Dialog Tapi Siapkan Opsi Militer
Tekanan tanpa henti Iran akhirnya kembali berbuah gol. Memasuki menit ke 25, situasi sepak pojok dimanfaatkan dengan sempurna. Aghapour mengirim umpan matang yang disambar Behrooz Azimi lewat sepakan datar terarah. Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat Malaysia semakin tertekan.
Belum sempat bangkit, gawang Malaysia kembali jebol. Hossein Tayebi memanfaatkan kelengahan lini belakang untuk melepaskan tembakan jarak jauh yang tak mampu dibendung. Iran menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman tiga gol.
Di paruh kedua, dominasi juara bertahan itu makin terasa. Penguasaan bola hampir sepenuhnya milik Iran, sementara Malaysia lebih banyak bertahan dan menunggu celah serangan balik.
Gol keempat pun datang pada menit ke 28 lewat Moslem Oladghobad. Skor telak tersebut praktis mematahkan perlawanan Malaysia.
Harimau Malaya hanya mampu memperkecil ketertinggalan di pengujung laga melalui Awalluddin. Gol hiburan itu tak cukup mengubah nasib. Peluit akhir memastikan Malaysia tumbang 1-4.
Hasil ini membuat posisi Malaysia langsung terjepit di klasemen Grup D. Tantangan berikutnya bahkan tak kalah berat. Mereka akan menghadapi Afghanistan yang sedang percaya diri usai menundukkan Arab Saudi 3-0.
Trump Pertimbangkan Serang Iran Pasca Gagal Berunding soal Program Nuklir
Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan pilihan untuk melancarkan serangan dahsyat terhadap Iran setelah pembicaraan terkait program nuklir Teheran gagal.
VIVA.co.id
29 Januari 2026










