Kamis, 29 Januari 2026 – 18:28 WIB

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.comSEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) merespons isu dugaan keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SMA Negeri 2 Kudus.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen memastikan akan mengecek dan evaluasi menyeluruh guna mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

Evaluasi dilakukan untuk memastikan sumber permasalahan, baik dari sisi makanan maupun proses distribusinya. Pemerintah, kata dia, tidak ingin terburu-buru menyimpulkan sebelum hasil pemeriksaan diperoleh.

“Ya nanti kami cek. Kami lihat dan evaluasi MBG-nya, sehingga bisa ditentukan permasalahannya di mana, apakah dari makanannya atau dari distribusinya,” ujar Gus Yasin, sapaan akrabnya, Kamis (29/1).

Menurutnya, penanganan kasus ini akan dilakukan secara bertahap sesuai prosedur yang berlaku. Pemerintah juga memilih bersikap hati-hati dan tidak berspekulasi sebelum hasil pengecekan di lapangan selesai dilakukan.

“Nanti kami lihat seperti apa, dan kelanjutannya bagaimana. Ada tahapan-tahapannya,” katanya.

Isu dugaan keracunan MBG mencuat setelah beredar laporan lebih dari 100 siswa SMA Negeri 2 Kudus mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program tersebut. (ink/jpnn)

Dugaan keracunan MBG di SMAN 2 Kudus, Pemprov Jateng janji akan mengevaluasi.

Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Wisnu Indra Kusuma

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google Berita

Tautan Sumber