Sebuah jet bisnis yang membawa delapan orang jatuh saat lepas landas di Bangor, Maine, pada Minggu malam, kata Administrasi Penerbangan Federal.
Kondisi kedelapan orang tersebut masih belum jelas. Mereka berada di pesawat jet ganda Bombardier Challenger 600 ketika lepas landas dari Bandara Internasional Bangor sekitar pukul 19.45, kata FAA dalam sebuah pernyataan.
Polisi merespons lokasi tersebut setelah ada laporan adanya pesawat “yang keluar dari landasan saat pemberangkatan,” Sersan Polisi Bangor. Jeremy Brock mengatakan kepada afiliasi NBC WCSH Portland, Maine. Ia mengaku belum bisa memberikan informasi berapa jumlah korban luka.
Suhu saat itu sekitar 2 derajat, dengan suhu angin minus 13 derajat dan salju tipis sekitar saat kecelakaan terjadi, menurut Layanan Cuaca Nasional. Data dari layanan tersebut menunjukkan bahwa angin bertiup dari timur laut dengan kecepatan sekitar 10 mph.
Bangor berada di bawah peringatan badai musim dingin pada hari Minggu. “Tentu saja, cuacanya menantang,” kata Brock.
Sersan tersebut mengatakan informasi lebih lanjut mengenai kecelakaan itu mungkin akan diberikan pada Senin pagi.
Bandara ditutup setelah kejadian itu, kata juru bicara bandara melalui panggilan telepon.
Dalam postingan Facebook, orang-orang diminta menghindari bandara. “Respon pertama sudah berada di lokasi dan menilai situasi,” kata pihak bandara.
FAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional akan menyelidiki penyebab kecelakaan itu, kata FAA.













