Itu Hujan meteor Geminid Peristiwa ini kembali menjadi pusat perhatian pada bulan Desember 2025, menjadikan dirinya sebagai salah satu peristiwa astronomi yang paling dinantikan pada tahun ini.
Aktivitasnya, yang terlihat di Amerika Serikat dan sebagian besar belahan bumi utara, menawarkan pemandangan alam yang menarik baik para amatir maupun penasaran yang ingin mengamati meteor melintasi langit malam dengan frekuensi tinggi.
Kapan dan bagaimana melihat hujan meteor di AS
Aktivitas Geminid akan meluas dari 4 hingga 17 Desember 2025 tetapi para astronom menunjukkan bahwa maksimum akan terjadi pada malam tanggal 13 dan 14 Desember
Pada tanggal tersebut, diperkirakan akan terjadi 150 meteor per jam selama langit cerah dan kondisi cahaya mendukung.
Di Amerika Serikat, pengamatan sangat optimal karena lokasinya di belahan bumi utara. Hampir seluruh negara akan memiliki kondisi optimum di pagi hari ketika cahaya lebih tinggi di langit dan kegelapan lebih besar.
Meskipun peralatan khusus tidak diperlukan, para ahli menawarkan rekomendasi yang dapat meningkatkan pengalaman:
- Pilih tempat yang gelap jauh dari lampu kota atau kawasan perkotaan
- Hindari rintangan seperti gedung, gunung, atau pohon tinggi yang membatasi pandangan ke langit
- Jangan gunakan teropong atau teleskop karena mengurangi bidang penglihatan
- Berpalinglah dari Bulan jika terlihat, untuk menghindari silau
- Berbaring atau duduk dengan nyaman memungkinkan mata beradaptasi dengan kegelapan selama 20– 30 menit.
Apa itu Geminid dan mengapa bisa terjadi?
Seperti yang dipublikasikan di situsnya, Masyarakat Meteor Amerika Geminid adalah salah satu hujan meteor paling aktif dan mencolok tahun ini. Berbeda dengan acara serupa lainnya, Mereka tidak berasal dari komet, melainkan dari asteroid 3200 Phaeton
Para astronom meyakini objek yang ditemukan pada tahun 1983 ini dulunya adalah komet yang kehilangan cangkang esnya. Selama aktivitasnya di masa lalu, ia melepaskan pecahan yang tersebar di seluruh orbitnya
Ketika Bumi melintasi zona itu setiap bulan Desember, Pecahan-pecahan kecil (meteoroid) memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi, menghasilkan kilatan cahaya yang disebut meteor atau bintang jatuh.
Pancaran hujan ini, yaitu, Titik di langit asal muasal meteor berada di konstelasi Gemini. Namun, Geminid dapat dilihat dari segala arah di langit, sehingga lebih mudah untuk diamati.










