- 3 menit membaca
“Kami membayangkan sebuah rumah yang meningkatkan kualitas hidup orang yang tinggal di dalamnya. Selama hampir tiga tahun kami bekerja untuk membentuk a rumah keluarga tunggal yang nyaman dan harmonis” tim memberi tahu kami Bernardes Arquitetura tentang proyek desain dan desain indoor yang terletak di pusat São Paulo, Brasil.
“Itu adalah proses kreatif yang organik dan tidak tergesa-gesa, di mana ruang tersebut diungkap sedikit demi sedikit, membangun narasi emosional antara tempat tersebut dengan penghuninya,” ungkapnya arsitek Thiago Bernardes dari rumah seluas 434 m 2
“Proses kehidupan ini memberikan seluruh lapisan dan, yang terpenting, jiwa. Hasilnya adalah suasana yang unik dan ramah, dimana setiap objek menceritakan kisahnya. “Ini adalah proyek mendengarkan: ruang, manusia, dan waktu,” cerita Camila Tariki bertanggung jawab atas desain inside.
Di galeri besar, meja granit dengan wastafel, kompor, dan ruang penyimpanan: excellent untuk hiburan di rumah.
Ruang sosial rumah terletak di lantai dasar, sedangkan ruang privat berada di lantai atas. Dalam desainnya, para arsitek berusaha memastikan bahwa location interior dan eksternal sama terintegrasi penuh.
Bagi para arsitek, Kepercayaan pelanggan sangat penting. Tidak ada pengiriman akhir dengan segala sesuatunya sudah siap: barang-barang telah tiba, diuji dan ditemukan tempatnya. Beberapa tetap tinggal, yang lain tidak.
“Setiap barang dipilih dengan cermat di pasar, toko barang antik, dan toko desain. Beberapa ditemukan secara kebetulan saat bepergian, sementara yang lain menunggu berbulan-bulan untuk ditemukan.”
Lantai granit hadir baik di galeri maupun ruang tamu-ruang makan. Bersama dengan panel kaca bergerak, mereka mendukung kesinambungan dan integrasi lingkungan.
“Sejak awal, kami memikirkan tentang batas halus antara ruang indoor dan eksterior agar rumah dapat terbuka sepenuhnya terhadap alam,” kata sang arsitek.
Dia lansekap dirancang oleh Rodrigo Oliveira sangat penting untuk menciptakan nuansa sanctuary perkotaan. Taman secara visual terintegrasi dengan galeri dan teras menciptakan kerangka hijau yang mengelilingi rumah.
“Rumah ini memiliki desain yang tak lekang oleh waktu dan dengan lanskapnya saya ingin melengkapi esensi tersebut, menciptakan suasana nyaman yang terintegrasi secara organik dengan arsitekturnya,” kata Oliveira.
Di sebelah kantor, terdapat location terbuka yang digunakan sebagai health club, ruang meditasi, atau sudut membaca. “Desain teras menegaskan kembali gagasan alam sebagai elemen struktural proyek.”
Collection yang menghadap barat laut memiliki balkon yang terintegrasi dengan taman dan pemandangan terbuka ke luar.
Struktur fiberglass putih membungkus lantai atas seperti a kulit terang untuk menyaring cahaya dan pandangan, menciptakan perubahan bayangan yang memberikan gerakan dan tekstur.
Ini penafsiran ulang kontemporer atas “muxarabi” (kisi-kisi tradisional Arab) tidak hanya melindungi tetapi juga menghubungkan rumah dengan lingkungan sekitarnya, mengubah arsitektur menjadi latar tempat kehidupan berkembang secara alami.










