Senin, 17 November 2025 – 13:55 WIB
Tim SAR mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Worksite A-2, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari kelima operasi pencarian, Senin (17/11/2025). ANTARA/HO-Basarnas Cilacap
jateng.jpnn.comCILACAP – Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, memasuki hari kelima dengan upaya yang makin dioptimalkan.
Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan bergerak sejak pagi memanfaatkan kondisi cuaca yang cerah untuk mempercepat penyisiran material longsor.
SAR Mission Coordinator (SMC) Muhammad Abdullah mengatakan cuaca menjadi faktor penting dalam pencarian kali ini.
“Mudah-mudahan cuaca cerah hari ini bisa memaksimalkan pencarian hingga seluruh korban dapat segera ditemukan,” ujarnya, Senin (17/11).
Pada hari kelima, tim SAR menerapkan tiga metode pencarian secara paralel. Drone termal dikerahkan untuk mendeteksi titik panas yang diduga posisi korban, anjing pelacak menyusuri area permukiman yang tertimbun, dan alat berat terus menggaruk material longsor untuk mempercepat penggalian.
“Pembagian area pencarian masih sama seperti hari sebelumnya, yaitu di empat tempat kerja, A1 dan A2 di Dusun Cibuyut serta B1 dan B2 di Dusun Tarukahan,” kata Abdullah.
Setiap titik dipimpin koordinator lapangan dengan jalur evakuasi yang kini lebih aman seiring mulai stabilnya tanah.
Kondisi cuaca yang lebih bersahabat juga dipengaruhi modifikasi cuaca oleh BNPB sejak Minggu (16/11). Upaya itu berdampak langsung, karena sejak Minggu sore hingga Senin pagi, hujan tak turun di sekitar lokasi bencana sehingga pencarian berlangsung lebih efektif.
Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, memasuki hari kelima dengan upaya yang makin dioptimalkan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google Berita














