Semua siap: Tim India berada di grup B bersama Chile, Swiss, dan Oman.

Semua dalam kesiapan: Tim India berada di pool B bersama Chile, Swiss, dan Oman. | Kredit Foto: pengaturan khusus

Karir kiper legendaris India PR Sreejesh diwarnai dengan banyak kesuksesan, namun penyesalan tetap ada: ia belum pernah meraih medali Piala Dunia junior atau senior.

Meskipun bermain di Piala Dunia hoki junior (2005) dan empat Piala Dunia senior (2010, 2014, 2018, dan 2023) dan meraih perunggu Olimpiade di Tokyo dan Paris, medali Piala Dunia tidak berhasil diraihnya.

Kini, di usia 37 tahun, Sreejesh ingin mengubahnya, bukan sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih kepala tim India untuk Piala Dunia hoki putra junior FIH di Chennai dan Madurai (28 November hingga 10 Desember).

Sreejesh, yang merupakan bagian dari tim junior India pada tahun 2005 yang kalah dalam perebutan medali perunggu dari Spanyol, mengungkapkan penyesalannya dalam interaksi media baru-baru ini. “Dalam empat Piala Dunia (senior), kami tidak bisa mencapai semifinal. Kami tidak mampu menyentuh Piala Dunia. Itu selalu menjadi penyesalan dalam karier saya,” kata Sreejesh dalam interaksi media virtual, Jumat.

Dalam tugas besar pertamanya sebagai pelatih, Sreejesh menekankan pendekatan yang santai, menghindari tekanan yang tidak perlu pada para pemain. โ€œGunakan para penggemar (dan ekspektasi) sebagai pemain ke-12 Anda,โ€ katanya, mendorong timnya untuk melihat turnamen ini sebagai batu loncatan dalam perjalanan mereka, bukan sebagai tantangan yang berat.

Sreejesh

Sreejesh | Kredit Foto: FOTO FILE: RV MOORTHY

Sreejesh juga merefleksikan medali perak tim India di Piala Sultan Johor baru-baru ini, di mana mereka kalah dari Australia di final. โ€œMedali perak meningkatkan semangat kami meskipun ada kekhawatiran mengenai konversi tendangan sudut, yang telah dibahas di kamp pelatihan,โ€ katanya.

Tim yang dipimpin kapten Rohit ini percaya diri menuju Piala Dunia. โ€œKami telah banyak berlatih, dan kami siap,โ€ kata sang kapten.

Namun, absennya Araijeet Singh Hundal karena cedera bahu merupakan sebuah kemunduran, meski Sreejesh yakin penggantinya lebih dari mampu.

Kelompok B di India menampilkan Chile, Swiss, dan Oman, dengan Sreejesh menyatakan bahwa tantangan sebenarnya adalah di babak sistem gugur (perempat final). Ia yakin kuncinya adalah mempertahankan performa tingkat tinggi sepanjang babak grup untuk membangun momentum menghadapi pertandingan yang lebih sulit di masa depan.

Tim India: Kiper: Bikramjit Singh, Pangerandeep Singh; Pembela: Rohit, Talem Priyobarta, Anmol Ekka, Amir Ali, Sunil Palakshappa Bennur, Shardanand Tiwari; Gelandang: Ankit Pal, Thounaojam Ingalemba Luwang, Adrohit Ekka, Rosan Kujur, Manmeet Singh, Gurjot Singh; Ke depan: Arshdeep Singh, Sourabh Anand Kushwaha, Ajeet Yadav, Dilraj Singh; Pemain alternatif: Ravneet Singh, Rohit Kullu.



Tautan Sumber