Rabu, 3 September 2025 – 09: 43 WIB

Jakarta, Viva — Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI mengajukan permintaan resmi penghentian seluruh hak yang melekat pada jabatan, termasuk gaji, tunjangan, dan fasilitas bagi anggota DPR nonaktif, yaitu Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Satria Utama (Uya Kuya).

Baca juga:

10 Orang Jadi Tersangka Penjarahan Rumah Uya Kuya, Ada yang Masih Bocah

Permintaan itu ditujukan dan diproses melalui Sekretariat Jenderal DPR RI dan Kementerian Keuangan.

Fraksi PAN menegaskan komitmennya menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas di lembaga legislatif.

Baca juga:

Uya Kuya Ikhlas Rumahnya Dijarah, Tapi Minta Kucing-kucingnya Dikembalikan

Ambadha, Nahor, Nagai, dan Edriting.

“Fraksi frying pan sudah meminta agar hak berupa gaji, tunjangan, dan fasilitas lain yang melekat pada jabatan anggota DPR RI dengan condition non-aktif dihentikan selama status tersebut berlaku. Ini merupakan bentuk tanggung jawab Fraksi frying pan dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik,” ujar Ketua Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan dalam keterangannya, Rabu, 3 September 2025

Baca juga:

Rumah Dijarah, Uya Kuya Ternyata Muncul di Masjid Istiqlal dan Bertemu Jusuf Hamka

Lebih lanjut, Fraksi frying pan menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya menjaga marwah DPR RI sekaligus memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai aturan, dengan tetap mengedepankan proses yang adil, transparan, dan sesuai mekanisme resmi.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi para Ketua Umum Partai Politik yang telah mengambil langkah tegas mencopot para anggota DPR bermasalah di jajaran kadernya masing-masing, terhitung sejak Senin, 1 September 2025

Hal itu disampaikan Prabowo usai menyoroti situasi nasional yang makin memanas, sebagai imbas dari gelombang aksi massa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah daerah.

“Langkah tersebut berupa Pencabutan keanggotaan DPR RI terhadap anggota yang menyampaikan pernyataan-pernyataan keliru,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan bahwa pimpinan DPR RI akan melakukan pencabutan beberapa kebijakan parlemen, termasuk besaran tunjangan anggota DPR serta postponement kunjungan kerja ke luar negeri.

“Para pimpinan DPR dan para Ketua Umum partai telah menyampaikan melalui ketua fraksi masing-masing bahwa anggota DPR harus selalu peka dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Hal itu disampaikan Prabowo usai menyoroti situasi nasional yang makin memanas, sebagai imbas dari gelombang aksi massa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah daerah.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber