Minggu, 9 November 2025 – 11:30 WIB

Jakarta – Rekaman CCTV di sekitar SMAN 72 Jakarta Utara menangkap momen terduga pelaku berinisial F sempat diantar oleh sang ayah menggunakan sepeda motor menuju sekolah pada pada Jumat, 7 November 2025 pagi.

Baca Juga:

Kondisi Terkini Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta: 67 Pulang, 29 Masih di Rumah Sakit

Dalam tangkapan layar yang tersebar, F tampak membawa tas ransel merah berukuran tebal di punggungnya serta tas jinjing kecil yang ia pangku selama perjalanan.

Sosok sang ayah terlihat mengenakan baju berwarna kuning saat mengantar anaknya. Rekaman CCTV itu diambil dari kamera yang terpasang di depan gerbang SMAN 72 Jakarta dan kini menjadi salah satu bukti penting bagi penyidik.

Baca Juga:

Eks Pentolan Bais TNI soal Ledakan di SMAN 72: Hanya Kenakalan Remaja, Tak Terlibat Kelompok Teroris

Senjata api di lokasi ledakan SMAN 72 Jakarta

Senjata api di lokasi ledakan SMAN 72 Jakarta

Potongan gambar tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial. Banyak warganet yang berspekulasi bahwa tas jinjing yang dibawa F diduga berisi bom rakitan dan bahan peledak yang ditemukan di lokasi kejadian.

Baca Juga:

Siswa SMAN 72 Ungkap Terduga Pelaku Ledakan Diduga Pernah Rencanakan Bunuh Diri

Sementara itu, Ketua RT tempat tinggal F, Danny Rumondor, menyebut bahwa F dikenal sebagai sosok pendiam dan tertutup, bahkan jarang berinteraksi dengan tetangga di lingkungannya.

“Kita sih enggak tahu ya, warga sini juga benar-benar nggak ada (bergaul). Tetangga sebelah rumah pun sangat jarang (berkomunikasi),” ujar Danny dikutip dari berita tvOne Minggu 9 November 2025.

Danny menjelaskan bahwa F tinggal bersama sang ayah di rumah majikan ayahnya, yang memiliki usaha kuliner berbasis UMKM. Sang ayah diketahui bekerja sebagai juru masak di tempat tersebut. Dalam rumah itu, F dan ayahnya menempati satu kamar.

“F biasanya baru terlihat kalau pergi sekolah, itu pun dibonceng bapaknya,” tutur Danny.

Pasca insiden, tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, Densus 88 Antiteror, dan Puslabfor Mabes Polri langsung melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku di Jalan Mahoni 1, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang yang memiliki kesesuaian dengan bahan peledak di SMAN 72.

“Setelah melakukan pendataan dan pengelolahan barang bukti serta dilanjutkan dengan pengeledahan, ternyata ada persesuaian dari beberapa alat barbuk tersebut,” ungkap Budi, Sabtu 8 November 2025.

Halaman Selanjutnya

Hingga kini polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kasus ini, termasuk memastikan peran serta kondisi psikologis terduga pelaku.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber