Jumat, 7 November 2025 – 15:58 WIB
JAKARTAVIVA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan gelaran Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 merupakan bentuk komitmen memperkuat ekosistem keuangan syariah. Khususnya, untuk pemerataan ekonomi melalui bersama pelaku industri jasa keuangan syariah, asosiasi dan kementerian/lembaga terkait.
Baca Juga:
Bangkit dari Kegagalan, UMKM Tekstil Ramah Lingkungan Asal Bekasi Ini Berkembang Bersama BRI
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, saat ini industri keuangan syariah Indonesia terus mencatat pertumbuhan yang positif, dengan total aset mencapai Rp3.050 triliun, meningkat 11,3 persen (yoy) yang terdiri atas aset perbankan syariah sebesar Rp975,9 triliun, pasar modal syariah Rp1.896,2 triliun, dan industri keuangan nonbank syariah Rp178,7 triliun.
“Keuangan syariah memberikan banyak manfaat. Pertama tentu pemerataan ekonomi,” kata di Jakarta, Jumat, 7 November 2025.
Baca Juga:
Pemerintah Tarik Utang, Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$149,9 Miliar Oktober 2025
Selain itu, ia mengatakan adanya instrumen keuangan seperti zakat, kemudian infak sedekah bisa menjadikan distribusi kekayaan berjalan lebih adil dan memperkecil kesenjangan. “Kemudian, stabilitas ekonomi tentu saja dan juga inklusivitas. Ini yang terus kita dorong, inklusivitas,” ujar dia.
![]()
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga:
Transformasi Digital Berdampak Nyata, Qlola by BRI Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2025
Lebih lanjut, Friderica mengatakan ada empat tantangan utama pengembangan keuangan syariah yang disebut sebagai 4P, yaitu pengembangan dan inovasi produk, penetrasi pasar, pemerataan akses, dan pemahaman masyarakat.
“Kita perlu terus mendorong inovasi produk, memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat edukasi agar masyarakat semakin paham dan percaya pada produk keuangan syariah,” kata Friderica.
Melalui kegiatan tersebut, OJK mendorong agar keuangan syariah semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi motor penggerak ekonomi umat, khususnya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), lanjutnya.
Ia mengatakan kegiatan EKSiS di Jakarta menjadi puncak dari rangkaian ekspo keuangan syariah sepanjang tahun 2025 yang sebelumnya telah digelar di empat kota, yakni Tangerang, Palembang, Bandung, dan Mataram.
EKSiS 2025 menghadirkan sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat dalam memperluas akses layanan keuangan berbasis prinsip syariah secara berkelanjutan. (Ant)
Ekonomi Global Melambat, Bos OJK: Sektor Jasa Keuangan RI Tetap Terjaga
OJK memastikan, dari hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Oktober 2025 sektor jasa keuangan Indonesia masih tetap terjaga di tengah perlambatan perekonomian global
VIVA.co.id
7 November 2025










